January 05, 2008

The Metropolitan Syndrom™

# Listening to : Padi – Aku Bisa Menjadi Kekasih
# Currrent Location : Parijs van Java
# Mood : Chill 

Setelah wabah “The Metropolitan Syndrom™” dengan ganas menyerang The Siluman Babi v1.0 Jakarta Version™, wabah tersebut akhirnya menyerang kota Solo pasca banjir dan merebaknya Friendster beberapa waktu kemarin. Sebuah kota yang pada awalnya tenang, damai, tenteram, akhirnya tidak bisa menahan amukan wabah tersebut. Salah satu korban yang mengaku bernama Ade Shintaro yang juga adalah seorang eksekutif papan atas kantor berita Suara Merdeka Solo mengungkapkan setidaknya ada beberapa gejala yang dia rasakan sebagai penderita The Metropolitan Syndrom™ yaitu :

  1. Menjadi lebih melankolis dari biasanya, rumput akan dilihat sebagai bunga, batang kayu akan dilihat sebagai coklat, dan motor Supra akan dilihat sebagai sebuah kereta kuda yang dijalankan oleh 8 ekor kuda putih Australia setinggi dua meter, dikemudikan oleh seorang kurcaci yang ramah, dan didampingi oleh seorang putri raja berpakaian seperti Putri Arwen dalam Trilogi Lord of The Ring. Kasihan sekali engkau nak, kalau  harus berfantasi seperti ini, Sang Raja Fantasi™ pun belum tentu  bisa berfantasi seperti ini ha ha ha
  2. Fantasi menikah mendominasi 80 persen dari otaknya yang berpotensi mengakibatkan disorientasi seksual yang berakibat menjadi   possesive, extibitionist, sadomasokist, dan penyimpangan-penyimpangan yang lain
  3. Terjadinya pergeseran selera dari yang awalnya sangat senang membaca majalah Concept, Snap menjadi senang membaca novel Kutemukan Engkau dalam Setiap Masalahku, Ketika Engkau Beranak dalam Kubur  ( eh ngga ding)
  4. Menjadi sensitif dengan HP, ada anggaran khusus untuk membeli pulsa dan membeli kartu perdana agar menelpon menjadi lebih murah, kalau terpaksa telpon kantor pun akan digunakan

Beberapa saksi mengungkapkan pada awalnya wabah tersebut muncul di sebuah kawasan perkantoran di daerah TB Simatupang Jakarta. Diperkirakan wabah tersebut berkembang seiring dengan semakin bertambahnya populasi babi di Ibukota, sehingga para leluhur babih sebelumnya-yang salah satu diantaranya adalah The Siluman Babi v1.0 Jakarta Version, berusaha melakukan evolusi dan mutasi genetika yang mengakibatkan virus The Metropolitan Syndrom™ mampu menyebar cukup lewat email, friendster, HP. Diperkirakan hal ini dilakukan karena para leluhur babi tersebut ingin melakukan diferensiasi dengan ras penerusnya. Salah satu hasil diferensiasi tersebut adalah semakin mudahnya wabah tersebut meluas karena semakin banyak medianya dan sampai berita ini disiarkan wabah tersebut sudah menjangkiti wilayah Solo dan sekitarnya. 

Ketika dikonfirmasikan langsung kepada The Siluman Babi v1.0 Jakarta Version™ dari markasnya di sebuah kantor di daerah TB Simatupang, beliau mengungkapkan bahwa hal ini dia lakukan karena permasalahan ibukota yang semakin kompleks. Kemacetan dimana-mana, banjir, udara kotor, iklim kerja yang berat, dan fakta-fakta tentang ibukota yang sudah biasa diungkapkan di berita. Menurut dia The Metropolitan Syndrom™ pada dasarnya adalah solusi permasalahan warga kota-kota besar di Indonesia. Menjadikan orang lebih teratur dalam menjalani hidup, selalu berpikir kedepan, tidak menjalani waktu dengan hal yang sia-sia, tidak gampang membelanjakan uang untuk hal yang tidak mendukung masa depannya(salah satunya adalah belanja jeans, padahal jeans adalah celana kesukaan The Siluman Babi v1.0 Jakarta Version™ ). Dia berharap masyarakat mau menerima kehadiran wabah tersebut dengan hati yang lapang dan kepala yang terbuka. Berikut ini beberapa tips dari saya untuk menghindari wabah tersebut :

  1. Jauhi film dan lagu melankolis mellow seperti Merah itu Darah, Berbagi Lemari, Ada Apa Dengan Cina, Hajatan Cinta(The Rok), Mandra and the Backpack dsb
  2. Kurangi membaca novel-novel mendayu-dayu seperti Kutemukan Engkau dalam Setiap Masalahku, Ayat- Ayat Primbon, dsb
  3. Kurangi asupan MSG dan bahan dan makanan siap saji, karena dari survey terlihat The Metropolitan Syndrom™ menjangkiti orang-orang yang bekerja      sampai malam hari (terutama pekerjaan wartawan iklan dan monitoring      jaringan Backbone Internet dan Trunk). Karena bekerja malam hari, mereka      tidak bisa menemukan warung makan yang bisa menyediakan menu-menu sehat, sehingga alternatif terakhir adalah memilih 14045, Indomie Rebus, atau Angkringan yang mengandung banyak MSG dan bahan pengawet
  4. Hindari iklim kerja yang keras karena kondisi fisik anda yang lemah akan memudahkan virus ini berkembang biak. Hati-hati ketika kita pulang dari kerja dalam kondisi capek kemudian kita berpikir, “Seandainya ada yang masakin, seandainya ada yang menyambut, seandainya ada yang mijitin” karena itu adalah masa inkubasi virus untuk berkembang biak
  5. Hindari polusi udara dan ruangan ber AC semaksimal mungkin, semakin meningkatnya kadar CO2 dalam otak anda semakin cepat wabah ini menjangkiti anda
  6. Perbanyaklah minum kopi, karena kopi dapat membuat kita semakin rileks dan dapat semakin merasakan makna hidup yang tidak hanya sekedar berfantasi saja
  7. Kurangi penggunaaan Friendster, Facebook, Multiply dsb, karena rata-rata penderita menggunakan fasilitas comment atau testimonials      untuk menyebarkan virus. Hal ini terlihat rata-rata penderita memiliki comment atau testimonials yang sangat banyak
  8. Tetap berdoa kepada Tuhan agar hidup      kita tetap di jalan Nya 

    Untuk informasi lebih lanjut tentang wabah ini silakan hubungi The Siluman Babi v1.0 Jakarta Version™ dengan nomer HP : XX122248893 dan untuk pencegahan silakan langsung hubungi saya saja.

                            

January 03, 2008

New Year, New Hope, More Responsibility

# Listening : Padi – Menanti Sebuah Jawaban
# Current Location : Old town, Parijs van Java
# Mood : Anxious

Waktu adalah sebuah ciptaan Tuhan yang maha dahsyat. Suatu sistem yang berdimensi dengan ruang yang menciptakan suatu kondisi yang selalu unik dan tidak pernah berulang persis. Tidak pernah terjadi suatu kejadian yang sama yang terjadi dalam satu dimensi waktu dan ruang. Artinya tidak pernah ada kejadian yang mempunyai waktu dan lokasi yang sama, salah satunya pasti berbeda. Disisi lain waktu adalah sebuah ciptaan mahadahsyat yang sampai sekarang belum penah ada manusiapun yang mampu untuk mengotak-atiknya. Mengotak atik dalam arti memajukan atau memundurkan, melakukan perjalanan pada dimensi waktu ke depan atau kebelakang. Yang ada kita harus selalu tunduk dan mengikutinya. Waktu adalah sebuah supra sistem, yang hanya tunduk pada penciptanya. Waktu memang akan dan selalu angkuh, dia tidak akan penah menunggu, dia hanya menawarkan opsi ikuti aku, atau engkau akan tergilas olehku karena aku tidak bersedia menunggumu.

     Tahun baru bisa berarti empat hal, pertama bernostalgia dengan apa yang terjadi dengan satu tahun kebelakang, kedua melupakan semua yang terjadi satu tahun kebelakang dan merencanakan satu tahun kedepan, ketiga berintrospeksi terhadap apa yang terjadi setahun ke belakang sebagai sebuah feed back untuk merencanakan satu tahun ke depan, dan terakhir adalah PESTA seolah tidak pernah terjadi sesuatu apapun selama satu tahun ke belakang dan tidak pernah ada lagi hari esok

    Oleh karena itu bagi saya momen tahun baru tidak lebih hanyalah sebuah titik kritis atau critical section dimana kita diingatkan untuk selalu berintrospeksi dan memperbaiki diri. Pada kondisi ideal seharusnya kita berinterospeksi setiap hari, namun itulah sifat alami manusia, dia butuh titik-titik ekstrim untuk diingatkan, dia butuh titik ekstrim untuk berubah, sebagaimana dia butuh sakit agar dia bisa bersyukur akan nikmat sehat, atau sebagaimana dia butuh miskin agar dia tidak sombong ketika dia kaya raya. Oleh karena itu semua kembali kepada kita untuk memilih, karena hidup ini adalah pilihan, dan ketika anda tidak memilih itu juga adalah pilihan. Namun satu hal yang pasti adalah ada hidup setelah mati, yagn ditentukan oleh seajauh mana kita mempunyai eksistensi di dunia ini terhadap Tuhan, alam, dan orang-orang di sekitar kita. Selamat Tahun Baru 2008...

December 23, 2007

Satanic Finance (True Conspiracies)

       Beberapa hari kemarin saya mengikuti sebuah perbincangan seru di STV Bandung. Tidak biasanya sebuah acara televisi menyajikan sebuah harapan bagi saya terhadap perubahan Indonesia, sebagai sebuah catatan saya udah muak mendengarkan perbicangan normatif para polikus, atau berita-ebrita menyedihkan tentang Indonesia (mending nonton sinetron aja he he he). Permasalahan yang dibahas dalam diskusi tersebut adalah tentang sistem moneter global yang terbukti gagal untuk membangun ekonomi dunia dan kenapa kita harus kembali pada sistem koin emas atau perak. Sistem ekonomi global yang menganut paham keynesian telah terbukti semakin membuat orang kaya semakin kaya dan orang miskin semakin miskin. Dalam diskusi tersebut hadir tiga tokoh pengusung sistem moneter nasional alternatif yaitu kembali menggunakan emas sebagai pengganti fungsi uang kertas sekarang (fiat money).

     Salah satu pembicara (Ahmad Riawan Amin – Ketua Asosiasi Bank Syariah Indonesia) mengungkapkan ada 3 pilar setan (The Three Pilars of Evil) yang saat ini menjadi sumber malapetaka perekonomian Indonesia yang tentu saja merupakan subset dari sistem moneter global. Pilar setan pertama adalah uang kertas(fiat money). Sebelum mengenal uang kertas manusia terlebih dahulu mengenal barter untuk memenuhi kebutuhannya. Ikan ditukar padi, kerbau ditukar sapi, garam ditukar rotan, dsb. Setelah itu manusia mengenal logam mulia sebagai alat transaksi, logam mulai dalam hal ini adalah emas dan perak. Pada masa Rasulullah, emas dan perak yang digunakan untuk melakukan transaksi. Emas dalam bentuk dinar, dan perak dalam bentuk dirham, dengan rasio 3 dinar sama dengan 7 perak. Sebenarnya Rasulullah bukan orang pertama yang menggunakan dinar atau dirham. Mata uang dinar sebenarnya adalah mata uang Byzantium atau Romawi, sedangkan mata uang dirham adalah mata uang Persia. Hal ini membuktikan bahwa anggapan yang menyebutkan dinar dan dirham adalah berasal dari Islam adalah salah. Keduanya bukan dari Islam. Hal ini membuktikan bahwa Islam bukan sebuah agama yang mengagungkan simbolitas, namun Islam melihat substansi yang sangat luar biasa yang bisa mendatangkan keadilan dari suatu sistem meskipun sistem tersebut bukan dari Islam.

Setelah era penggunaan emas dan perak dikenalkanlah sistem uang kertas. Pada awalnya ide penggunaan uang kertas sangat menarik. Di dalam buku Satanic Finance dijelaskan dengan detail bagaimana proses perpindahan uang emas menjadi uang kertas (fiat money) dengan sebuah cerita Sukus dan Tukus. Uang kertas diharapkan mempermudah proses transaksi karena dengan uang emas atau perak proses mobilisasi uang sangatlah ribet. Oleh karena itu koin emas dan perak didepositkan dan diganti dengan uang kertas. Nilai uang kertas sama dengan nilai emas. Sampai pada saat ini tidak terjadi masalah, karena uang yang beredar masih sama dengan nilai koin emas yang disimpan di bank. Disisi lain masyarakat yang menginginkan uang kertasnya ditukar dengan koin emas masih bisa ditukarkan di bank. Karena banyaknya jumlah uang yang beredar sama dengan nilai koin emas yang ada di bank, bank tidak pernah mengalami masalah dalam proses penukaran uang kertas dengan koin emas. Setelah manusia terbiasa menggunakan uang kertas(yang secara nilai harfiahnya hanya bernilai sebagai kertas biasa saja) penggunaan koin emas semakin jarang. Masyarakat yang menukarkan uang kertas mereka dengan koin emas semkain sedikit dan pada akhirnya hanya mencapai nilai 10 persen dari total koin emas yang ada di bank. Nah permasalahan kemudian baru muncul ketika bank mencetak uang lagi, dengan asumsi bank hanya perlu mencadangkan koin emas senilai 10 persen dari total nilai uang yang beredar di masyarakat sebagai jaga-jaga kalau masyarakat ada yang menukarkan uang dengan koin emasnua. 10 persen itulah yang kemudian disebut sebagai fractional reserve yang disebut dalam buku tersebut sebagai pilar setan kedua. Jumlah uang yang bisa dihasilkan oleh bank bisa senilai sembilan kali lipat dari total uang yang sebenarnya beredar di masyarakat karena di back up oleh koin emas atau perak, karena bank hanya perlu menadangkan 10 persebnnya saja. Uang-uang tersebut diedarkan di oleh bank dalam bentuk pinjaman yang tentu saja pinjaman dengan bunga. Bunga atau interest itulah yang nantinya akan menjadi pilar setan ketiga. Pada awalnya sangat aneh orang meminjam uang kemudian mendapat charge dalam bentuk bunga. Namun karena semakin biasanya manusia dengan bunga dan menganggap bahwa bunga adalah sesuatu yang wajar maka manusia menganggap bunga adalah sesuatu hal yang biasa. Dari bunga itulah bisa dikatakan bank kembali menciptakan uang yang beredar di masyrakat. Jumlah uang riil yang beredar di masyarakat sekarang semakin jauh lebih sedikit daripada jumlah uang yang tersimpan dalam bentuk pembukuan-pembukuan di bank padahal jumlah uang riil yang beredar itu sendiri jauh lebih besar dari koin emas yang beredar. Karena banyaknya uang yang beredar di masyakarat jauh lebih banyak dengan banyaknya output riil yang dihasilkan oleh sistem produksi maka munculah apa yang disebut inflasi. Harga semakin naik. Disisi lain manusia yang terlilit dengan utang dan kebutuhan yang semakin tinggi semakin keras bekerja, mereka semakin menganggap bahwa time is dollar, padahal output produksi riil itu ada batasnya. Di lain pihak uang yang beredar jauh lebih cepat jumlahnya karena sistem fractional reserve dan interest tersebut. Maka muncullah saat ini manusia-manusia yang anti sosial, manusia-manusia yang selalu punya prinsip cost based activity, bahwa setiap apa yang mereka lakukan harus menghasilkan uang. Jadilah manusia-manusia yang menjadi budak uang. Hilanglah sekarang budaya tolong menolong, pinajaman tanpa bunga seperti yang ada pada jaman Rosulullah, dan sifat-sifat sosial manusia yang lain. Itu baru satu masalah, coba bayangkan, saat ini pemerintah tidak perlu memback up uang yang diedarkan dengan koin emas, bisa dibayangkan bagaimana kalau terjadi suatu kudeta kemudian pemegang kekuasaan mengatakan bahwa uang yang beredar sekarang sudah tidak berlaku lagi !

        Sebenarnya hal tersebut di atas masih sedikit dari apa yang diungkapkan pada diskusi tersebut. Kalau anda tertarik saya merekomendasikan buku yang dibuat oleh pak Ahmad Riawan Amin tersebut. Di toko buku palasari kemarin saya membeli seharga 17500. Di sana banyak fakta menerik yang diungkapkan, bagaimana Amerika bisa membangun sistem ekonomi global seperti sekarang, bagaimana dia bisa membeli sumber daya alam negara dunia ketiga hanya bermodal selembar cek atau utang yang sebenarnya adalah cek kosong alias cek yang tidak diback up sama sekali dengan uang baik kertas atau koin emas, sebuah fakta yang mencengangkan bahwa ternyata dollar diproduksi oleh lembaga yang disebut The Fed yang ternyata bukan milik negara namun milik beberapa gelintir individu saja, bagaimana ceritanya pada tahun 1997 hanya dalam beberapa malam jumlah kekayaan manusia Indonesia tinggal seperempatnya, bagaimana ceritanya bahwa sampai kapanpun kita akan selalu akan tertinggal dari bangsa lain dalam kemampuan ekonomi kalau kita masih seperti sekarang, dan banyak fakta lain yang sangat menarik untuk dikaji dan tentu saja yang lebih penting diimplementasikan. Sebenarnya saya juga baru mengerti kenapa kita harus kembali kepada sistem ekonomi syariah dari diskusi dan beberapa bukuJ. HIDUP EKONOMI SYARIAH, SUDAH SAATNYA KITA KEMBALI KEPADA SISTEM GOLD DINNAR !

Kawan, mereka tengah sekarat

Kawan, masih pantaskah hari ini kita berbicara tentang mimpi dan idealisme? Tahukah engkau kenapa aku bertanya hal ini ? Tidakkah engkau melihat kalau mereka tengah sekarat di pangkuan kita sekarang. Aku masih ingat dulu ketika kita selalu berusaha dan yakin bahwa kita mampu merengkuh keduanya, menjaganya untuk tetap hidup. Keyakinan dan usaha itulah yang dahulu membuat keduanya selalu segar. Keduanya selalu bergairah, dia bergerak, meletup, menggelegar, bergerak dengan lincah ke sana dan kemari, seperti untaian atom yang selalu bergerak dinamis untuk mencapai kestabilan, sama seperti kita yang tiap hari selalu bergerak untuk menjaga agar mereka tetap hidup.

Namun kita sudah tidak mampu untuk melihatnya bergerak lincah lagi, dia tengah sekarat tidakkah engkau lihat kawan!!! Hal ini yang membuat mulutku tidak mampu berbicara dan bercerita tentang keduanya, mimpi untuk menjadi manusia yang bermanfaat, mimpi untuk menjadi oase bagi orang lain, mimpi untuk memberikan seluruh hidup kita kepada pemilik otoritas nilai atau Tuhan. Namun....

Kita hampir membunuhnya, tidakkah engkau lihat mereka sedang sekarat kawan ?

Kita hampir membunuhnya dengan alasan-alasan egosentris kita !!!!

Dahulu kita berbicara tentang kapitalisme yang harus kita lawan. Namun ternyata baru dua puluhan tahun, kita telah menjadi bahan bakar kapitalisme itu sendiri. Kita telah menceburkan diri kita pada samudra kapitalisme sehingga mimpi dan idealisme tidak menemukan oksigen untuk bernafas. Itulah faktor pertama yang menjadikan mereka sekarat di pangkuan kita. Kita telah menjadi manusia hipokrit.

Dahulu mungkin lebih dari separuh waktu kita dalam sehari kita habiskan untuk berlari dan berlari mengejar mimpi dan mempertahankan idealisme di jas-jas almamater kita. Namun sekarang, lima hari dalam seminggu kita habiskan untuk bekerja, dan pada akhir pekan kita habiskan untuk bersenang senang karena dalam lima hari itu kita merasa bukan waktu yang kita miliki. Namun bukankah lima hari itu hasilnya adalah untuk kita sendiri ? Berarti dalam seminggu tidak ada satupun yang tersisi bagi kita agar kita sedikit bermanfaat untuk orang lain ? Atau dengan kata lain kita sudah terlalu egois untuk menghabiskan semua umur kita hanya untuk kita sendiri tanpa sadar itulah faktor kedua yang sedikir demi sedikit telah membuat mimpi dan idealisme kita menjadi sekarat di pangkuan kita.

Dahulu kita berbicara bahwa nilai dari diri kita diukur dari seberapa banyak orang yang mendapatkan manfaat dari kehadiran kita. Namun kenapa sekarang nilai diri kita di ukur dari di mana kita bekerja, berapa gaji kita, bagaimana jenjang karir kita, dan hal-hal yang hanya bermuara bagi perut kita ? Lidah kita seakan sudah kelu untuk membicarakan berapa banyak uang kita yang bermanfaat bagi orang lain ? Berapa banyak waktu dalam sehari yang kita berikan untuk memberikan manfaat kepada orang lain ? Dan hal-hal lain yang sebenarnya nantinya akan bermanfaat pada diri kita sendiri. Inilah faktor ketiga yang semakin mempercepat idealisme dan mimpi kita mati.

Dan sekarang .... aku hanya bisa berharap sobat, pada sedikit asa yang tersisa agar keduanya tidak lekas mati di pangkuan kita, kalau engkau tidak mau mempertahankan dia hidup, biar aku saja yang berkorban, meskipun orang lain mengatakan bahwa aku sedang melakukan tindakan bodoh.

Belajar dari Novel (#1)

# Listening to : Souljah – Lelaki “itu” (feat Sundari Sukotjo)
# Current location : Parijs van Java
# Mood : Chill

 Tidak terasa sudah hampir dua bulan tidak membeli buku. Padahal biasanya membeli buku adalah sebuah ritual wajib yang harus dijalani setiap bulan. Ada anggaran khusus yang wajib dialokasikan untuk membeli buku.

 Kalau dipikir-pikir ada sedikit pergeseran pada jenis buku yang saya beli. Hal ini terkait juga dengan pergeseran selera buku apa yang saya baca. Saya keranjingan untuk membaca dan membeli buku semenjak kelas satu SMA. Sebenarnya ketika SMP sudah lumayan suka membaca buku sih (saya mempunyai minus mata sejak kelas 3 SMP). Namun rata-rata yang saya baca pada waktu SMP adalah majalah dan tabloid, jarang saya membaca buku-buku yang “agak” berbobot. Baru mulai SMA saya menginvestasikan uang untuk membeli buku-buku yang agak berbobot.

 Rata-rata buku yang saya beli pada masa-masa awal SMA adalah buku agama dan manajemen diri(terutama buku-buku tentang teknik belajar seperti Quantum Learning dan Accelerated Learning). Buku-buku yang saya baca pada saat itu masih berkutat pada apa yang harus saya lakukan (dengan kata lain lebih bersifat mengatur tidak mengajak berpikir). Karena saya bukan tipe orang yang suka diatur bagaimana saya berpikir, berperilaku, dan berpenampilan, saya bosan juga dengan buku-buku seperti itu. Disisi lain ternyata buku-buku yang katanya mampu melejitkan kemampuan belajar saya tidak membawa pengaruh baik pada hasil pendidikan saya (kalau yang ini sepertinya faktor error ada pada diri saya pribadi) karena selama saya duduk di bangku SMA saya baru dua atau tiga kali masuk sepuluh besar, itupun cuma sepuluh besar kelas bukan sepuluh besar paralel.

 Setelah bosan dengan buku-buku di atas, selera buku beralih pada buku-buku filsafat. Saya masih ingat pertama kali saya dikenalkan dengan filsafat eksistensialisme oleh seorang guru bahasa inggris saya di sebuah lembaga pendidikan bahasa inggris lumayan terkemuka di Solo. Awalnya saya tertarik untuk mempelajari filsafat eksistensialisme sebagai referensi untuk adu argumen ketika diskusi(hampir sebagian besar jam dalam proses kursus digunakan untuk diskusi dengan bahasa Inggris). Dari sini saya belajar untuk berbeda pendapat, tidak serta merta memberikan justifikasi kepada orang bahwa dia benar atau salah. Tema dikusinya pun lumayan provokatif, seperti setujukah anda dengan Pre Married Sex alias seks sebelum menikah. Bagi orang timur seperti kita pertanyaan seperti itu pasti dapat dengan mudah kita jawab dengan satu kata tidak. Namun ketika ketika kita beradu argumen dengan orang yang tidak satu pemikrian, ternyata banyak orang dibelahan bumi lain yang menganggap bahwa pre married sex jauh lebih baik untuk menentukan harmonis tidak nya suatu perkawinan yang akan mereka lakukan alias kalau mereka ingin menikah mereka harus melakukan pre married sex terlebih dahulu. Mereka tidak hanya berspekulasi saja dalam memberikan argumen, namun mereka juga memberikan fakta-fakta yang mencengangkan untuk mendukung pemikiran mereka. Nah, hal-hal seperti ini adalah cikal bakal letupan-letupan kritis pada diri saya untuk menggali lebih dalam berbagai macam hal yang dianggap sudah menjadi standar kebenaran manusia umum, namun masih perlu dikaji lebih dalam, mungkin untuk menjatuhkannya atau mungkin untuk emmperkuat angapan umum tersebut dengn fakta, bukan dengan argumen spekulatif.

 Namun ternyata di sisi lain buku-buku tersebut tidak memberikan pencerahan kepada diri saya. Bagi saya, ilmu yang bermanfaat itu selalu memberi cahaya bagi orang yang memilikinya, atau dengan kata lain ilmu itu harus memberikan manfaat kepada pemiliknya. Di sini saya membedakan istilah manfaat dengan solusi. Bagi saya ilmu yang benar itu selalu memberikan manfaat meskipun di sisi lain tapi belum tentu memberikan solusi. Karena ada suatu kondisi ilmu itu hanya memberikan sebuah pertanyaan yang harus kita cari jawabannya dengan ilmu yang lain. Ilmu seperti inilah yang akan selalu menghasilkan ide-ide segar dan inovasi baru dalam bidang apapun, karena ilmu yang memberikan solusi berarti bukan sebuah hal yang baru untuk kita temukan. Filsafat memang lebih banyak memerbikan pertanyaan-pertanyaan terbuka kepada mereka yang mempelajarinya, namun jawaban-jawaban yang ditawarkan tau dihasilkan hanya berasal dari argumen argumen spekulasi tanpa fakta dan dasar. Ribet ya bacanya J. Intinya saya masih percaya pada otoritas Tuhan. Bahwa titah Tuhan tetap merupakan standar nilai satu-satunya di dunia, bukan yang lain.

 Dari hal itu saya berhenti untuk membaca buku-buku filsafat, ditambah dari sejarah filsafat eksistensialisme banyak dari mereka para filosuf yang akhirnya mati dengan kondisi yang mengenaskan dan banyak diantaranya yang bunuh diri  Setelah itu selera buku saya kembali pada masa lalu(-tabloid dan majalah). Apalagi ditambah pada saat itu sedang ramai-ramainya musik Hip Metal, Hard Core, Punk dsb. Bisa dikatakan saat itu adalah masa vakum saya dalam membaca buku. Boleh dibilang saya sepertinya sudah tidak punya waktu untuk membaca buku. Semakin beratnya pelajaran di sekolah, semakin seringnya jadwal ngejam di studio (cieehhh), dan semakin banyaknya pertandingan sepak bola dan futsal di SMA semakin menambah daftar kegiatan yang mengurangi waktu membaca saya. Hal ini berlangsung sampai masa-masa pasca EBTANAS.

 Nah, kegiatan mebaca buku kembali saya lakukan ketika masa-masa kuliah. Pada awalnya agak sulit untuk kembali membiasakan membaca buku. Tapi karena jadwal ngejam sudah tidak ada, jadwal kuliah juga tidak padat, kampus juga dekat (saat SMA setiap hari saya harus naik bus atau memacu motor sepanjang 45 kilometer), tidak punya klub futsal(one thing that makes me fatter and fatter every day, as you know i was 68 kgs when i was SMA, and now...arghhhhhh) akhirnya saya terbiasa kembali untuk membaca. Buku apa yang saya baca ? Yeah computer books and lecture pappers. How boring......

bersambung

November 07, 2007

Tergantung

    Tidak banyak sekolah formal yang mengajarkan bagaimana mencari ide yang baik. Sekolah formal terlalu sering menekankan what is it to be learned bukan how is it to be learned. Sehingga yang terjadi adalah sekolah tidak jauh dari pelajaran menghafal dan menghafal, tidak banyak sekolah yang mengajarkan bagaimana cara berpikir. Kita lihat saja fenomena yang terjadi pada sekolah formal terutama fenomena ini sangat terlihat pada sekolah-sekolah ilmu sosial salah satunya adalah sekolah manajemen. Pada umumnya siswa masih berkutat dengan memperdebatkan apakah itu manajemen, bagaimana menjadi manajer yang baik, bagaimana mengelola keuangan perusahaan dengan baik, yang tentunya semuanya itu harus sesuai dengan buku. Manajemen adalah sebuah ilmu terapan yang selalu berubah dari waktu ke waktu. Sesuatu yang sangat naif atau tidak masuk akal pada ilmu manajemen saat ini suatu ketika bisa menjadi suatu fakta dan kebenaran yang mencengangkan. Sebagai contoh, tidak pernah terbayangkan sebelumnya ketika awal-awal perkembangan software, software yang dibuat dengan susah payah akan diberikan kepada user dengan gratis. Sampai muncul sebuah breakthrough dari seorang Richard Stallman dan Linus Torvalds yang memunculkan GNU dan Linux. Banyak model manajemen yang dulu sangat bertentangan dengan teori tapi sejalan dengan waktu ternyata teori-teori tersebut yang tidak sesuai dengan fakta yang terjadi di lapangan. Nah, sekolah-sekolah saat ini terlalu banyak mencetak manusia-manusia pengikut teori terkini, yang tetap setia dengan teori ini salah itu benar, ini sesuai teori itu tidak sesuai teori, dengan mengabaikan bahwa dunia selalu dinamis dan berubah. Sekolah formal jarang menghargai seseorang yang mempunyai pemikiran yang bertentangan dengan keyakinan orang kebanyakan. Dalam manajemen kita berbicara tentang sebuah ilmu sosial, bukan ilmu eksakta yang bernilai benar atau salah, satu atau nol. Tapi kenapa sekolah formal dengan angkuhnya mengatakan ini benar atau itu salah kepada pemikiran seseorang hanya karena tidak ada teori dari para ahli terkemuka yang setuju dengan pendapatnya.  Maka bagi saya pilihan untuk menjadi seorang akademisi sangat berat, karena ada kecenderungan bahwa menjadi kaum akademisi berarti harus siap untuk menjadi pengikut setia terhadap teori-teori terkini, tanpa memberikan ruang bagi dia untuk berpikir merdeka.
    Lalu bagaimana solusinya ? Bagi saya hanya satu pilihan, semua harus menjadi pelaksana, semua harus menjadi praktisi. Management is an art. Tidak ada patokan yang bisa mengatakan ini benar itu salah, semua sangat cair,sangat adaptif terhadap kondisi, jadi bagi saya semua jawaban bagi pertanyaan pada ilmu sosial terutama manajemen adalah TERGANTUNG.

October 31, 2007

Business Mentor

   Today I began  my life with laziness. Slept again after Subuh and woke up on 9  a.m. I didn't go to work today, dunno just got bored anyway teaching those miserable  students. I got mad two days ago when i trained a class in campus. I didn't know what kind of things in their head. It was better I trained an elementary class then them.
    At noon I had an appointment with my  business mentor in Permata Kopo talking about my new plan running business in Jogjakarta. But the rain dropped, it sprayed soft in the beginning but it dropped heavy after some minutes. And you know, yeah, I called him to postpone the meeting and made an appointment again in the evening. He said ok, and we make a deal meeting in Bakso Malang Karapitan in Karapitan road Bandung.
    We talked about anything for 3 hours in BMK. I got a lot of enlightments from him. I feel a new spirit flow in my blood. I admit that he is an untouchable master. It's a hard thing to meet him. Do you wanna know what he talked to me ? Hmmm... maybe someday I tell ya .... ^-^V

October 28, 2007

Raja Fantasi Indonesia™

    Setelah berbulan-bulan mencari jati diri akhirnya pilihan hidup telah aku tentukan. Kata Mas’ud lompatan energiku ketika menjalani suatu aktivitas sangat besar, sehingga tidak semua orang bisa mengerti jalan pikirku. Menurut dia, aku adalah orang yang dominan otak kanan. Nekad, imajinatif, gampang bosan, penuh fantasi adalah beberapa karakter umum dariku yang dia kenal sampai sekarang. Bahkan saking parahnya, sekarang aku telah diangkat sebagai Raja Fantasi Indonesia™ . Masih mending dicap sebagai Raja Fantasi Indonesia™ anak-anak mengira aku sekarang mempunyai penyakit schizoprenia. Mereka sudah tidak gampang percaya lagi kalau aku bercerita tentang seseorang yang aku kenal sampai mereka benar-benar bertemu dengan orang tersebut, “Jangan-jangan itu hanya dalam fantasimu saja ?” itu adalah kalimat yang terucap dari mulut mereka kalau aku bercerita tentang seseorang. Kata mereka hal ini disebabkan dalam bulan-bulan ini aku akan ditinggal married dua kali.

 Memang sih karakter-karakter yang disebutkan mas’ud di atas tidak bisa aku sangkal. Apalagi setelah aku cross check kepada orang-orang disekitarku. Mereka tidak pernah habis pikir terhadap apa yang aku lakukan dan pikirkan. Apalagi dalam beberapa bulan terakhir. Banyak kejadian-kejadian yang membuat orang-orang di sekitarku tidak bisa mengerti dengan cara pikirku. Pertama sampai sekarang aku tercatat baru melamar pekerjaan tiga kali, itupun ketika dipanggil aku tidak pernah datang, yang terakhir adalah ketika aku tidak datang untuk test Dosen Tetap STTTelkom. Padahal kalau dilihat track record lulusan STTTelkom hampir 100% lulusannya telah bekerja mapan di perusahaan-perusahaan bonafid semacam Telkom, Telkomsel, XL, Indosat, dsb. Kedua dalam beberapa bulan terkahir aku sudah pindah pekerjaan sebanyak empat kali dan sebentar lagi yang ke lima. Di saat orang lagi bingung mencari pekerjaan dan berusaha agar tidak dipecat dari pekerjaan aku malah gonta-ganti pekerjaan, sepertinya tidak ada atasan yang berhasil menahanku untuk tidak tidur setelah sholat subuh dan bangun lagi setelah jam 9 pagi J. Ketiga aku menolak beasiswa sekolah S2 dari STTTelkom padahal semua test dari test tertulis sampai dengan wawancara untuk mendapatkan beasiswa sudah aku lalui dan aku lolos, namun (sekali lagi) aku tidak jadi mengambil (kata orang) kesempatan ini.

September 30, 2007

# Listening : Saosin – 7 Years
# Activity : Waiting for someone with steady hand to hold on, and a sincere smile to keep me withstand
# Mood :

Menangis...
Menangislah yang dalam
Ketika tiupan sang angin sudah tidak mampu lagi membuatmu bergeser satu hasta kedepan

Bertahan...
Bertahanlah dalam kesendirian
Meskipun sepi tidak tertarik untuk menemani
Dan sunyi pun enggan untuk berbagi

Yang aku lakukan hanyalah mencoba untuk terus berlari. Sudah tidak terhitung lagi aku terjatuh karena memang tidak tertarik aku menghitungnya.

Yang aku lakukan hanyalah merangkak dan bertahan. Ketika tak seorangpun mau untuk memapahku. Karena mereka berpikir, yang aku lakukan hanya sia-sia.

Yang aku lakukan hanyalah mencoba dan mencoba. Sampai suatu ketika akan datang padaku seseorang sambil berkata bahwa aku lah sang pemenang dalam pertarungan ini.

Karena tidak menarik dunia ini kalau kita tidak pernah tertahan dan terjatuh untuk menjadi juara

SOBAT

            6 orang itu duduk bercengkerama di di emperan sebauh toko. Menikmati secangkir jahe gepuk dan sebungkus nasi kucing dari sebuah Angkringan. Sesekali muncul tawa yang renyah diantaranya, memecah sunyinya malam di sebuah desa yang tenang, Gemolong....

Kenapa kenangan itu sayup-sayup datang menyapaku malam ini, berharmoni dengan perasaan hati yang sedang sepi. Aku sepi di tengah kebisingan orang-orang. Aku terasing di dalam hiruk pikuk kehidupan. Apakah aku terlalu sensitif untuk seorang pria sampai sedemikian mudahnya kenangan itu menari-nari menguasai pikiran dan jiwaku.

  Aku lihat foto-foto itu. Foto yang mengingatkan masa-masa itu sobat, ketika kau tepuk pundak ini untuk menyatakan bahwa engkau bangga pada diriku. Ketika engkau berikan pundakmu agar aku bisa menumpahkan rasa itu lebih dalam dan dalam lagi. Ketika engkau berikan sapu tanganmu agar aku bisa mengusap peluh dan air mataku sambil berkata, “Bangkitlah sobat, aku selalu siap untuk memapahmu kalau engkau terjatuh lagi, namun sekarang saatnya engkau bangkit untuk kembali berlari !”. Aku rindu saat-saat itu

 Waktu adalah sebuah dimensi yang bisa mengubur rasa dan kenangan seseorang. Namun kenapa bagiku waktu ada dimensi yang membuat kenangan-kenangan itu semakin indah untuk dinikmati. Seperti menghisap lintingan lintingan tembakau yang semakin lama dihisap semakin sulit diri ini untuk lepas.

 Aku sudah letih... setiap hari berlari dan berlari namun aku tidak tahu kemana aku berlari dan untuk apa aku melakukannya. Yang aku lakukan hanya mengikuti bayangan angin dan lesatan sinar sang surya. Kuikuti mereka hanya karena aku yakin kesanalah asa itu akan menyambut setiap peluhku. Sebenarnya sudah lama aku menantikan, kapan lagi ada seorang dari engkau ada disisiku, kita berjalan beriringan, langkah demi selangkah, jengkal demi sejengkal, sampai suatu ketika kita bersorak setelah kita tahu bahwa kita telah menjadi pemenang.

Namun ternyata aku harus berjalan sendirian, sendiri mengejar asaku...

*Sebuncah rasa rindu pada sahabat yang telah berjalan beriringan selama 10 tahun terakhir, Love you all dudes...*

August 22, 2007

Photo Imajimanipulasi™

Iseng-iseng sambil nungguin Erpan a.k.a Kipli yang ga konkrit :
Peace_in_heaven_baru

August 19, 2007

sendiri di ruang sepi

Untuk engkau yang membawa satu dari sepasang sayapku. Sudah cukupkah engkau bersembunyi dan hanya mampu berbisik tentang manifestasi cinta ? Akan engkau bawa kemana lagi jiwa ini setelah sekian lama engkau ombang-ambingkan dalam lingkaran nafsu dan keinginan ? Bukankah makna cinta itu adalah sebuah kesiapan untuk menerima berbagai tangung jawab dan beban suci ?

Untuk engkau yang masih menyimpan sebagian nafasku sehingga membuat diriku tidak sempurna. Bukankah kesempurnaan itu adalah ketika kita gantungkan biduk ini dalam sebuah bingkai suci, aku gantungkan jiwaku di satu sisi dan engkau gantungkan jiwamu di sisi yang lain sehingga kita bisa saling menyempurnakan ?

July 25, 2007

live report

Alhamdulillah gw bisa kembali ke Bandung dengan selamat dan semangat. Akhirnya goal juga salah satu project yang sudah beberapa bulan ini aku kejar. Thanks God, Alhamdulillah ! Namun kalau aku lihat di to do list ternyata masih banyak hal yang harus gw lakukan minggu-minggu ini, dari urusan ke Jakarta untuk mengambil barang, mengurus badan hukum untuk salah satu usaha gw, menyelesaikan penawaran proyek dari Angkasa Pura I Kupang, pemesanan merchandise untuk dapetin modal tambahan, penyiapan blue print dan arahan kerja bisnis untuk beberapa tahun ke depan, dll. Huff ternyata masih banyak juga pekerjaan yang menanti.

Arrrrrgghhhh....

"Hidup Tidak Menghadiahkan Apapun Untuk Orang Yang Tidak Memperjuangkannya".

Stop Talking Bu**sh*t and Start Working Hard, Coz You Are What You Do, Not What You Talk !!

(untuk gw dan untuk mereka yang hanya bisa ngomong)

July 19, 2007

sugeng rawuh kutha solo

   

Sugeng Rawuh Kutha Solo.... Besok gw bakalan berangkat ke Solo (i said berangkat not pulang) secara gw sudah memutuskan untuk hidup mati di Bumi Parahyangan ini, yah... setidaknya dalam beberapa tahun ke depan gw masih ingin tinggal di Bandung meskipun ada perasaan ingin tinggal di tanah kelahiran. Pada awalnya gw merencanakan pulang bersama buayatobat™ a.k.a gunawan minggu depan, namun karena hari senin ada penandatanganan kontrak dan itung-itung hari sabtu sekalian ikut reunian SMA jadi ya sudah jadwal keberangkatan ke Solo gw percepat.

July 16, 2007

I Miss You - Blink 182

(I miss you miss you)
Hello there the angel from my nightmare
The shadow in backround of the morgue
The unsespecting victim of darkness in the valley
We can live like Jack and Sally if we want
Where you can always find me
And we'll have Halloween on Christmas
And in the night we'll wish this never ends
We'll wish this never end

Where are you and I'm so sorry
I cannot sleep I cannot dream tonight
I need somebody and always
This sick strange darkness comes creeping on so haunting everytime
And as I stared I counted the webs from all the spiders
catching things and eating their insides
Like indecision to call you
And hear your voice of treason
Will you come home and stop this pain tonight
stop this pain tonight

Don't waste your time on me your already the voice inside my head(6x)

I miss you miss you(6x)

July 14, 2007

Alon Alon Rabi Kelakon™

# Listening to : Gigi - Kepastian yang Aku Tunggu
# Activity : Holding a cup of bittersweet loveless black coffee
# Mood : Lil bit crazy in critical stadium

Damn ... sempat emosi juga ketika melihat banyak bolo kurowo™ SMA sudah mulai melepas masa lajangnya. Kadang kalau dipikir-pikir lucu juga ternyata gw sekarang sudah 23 tahun lebih. What the hell on earth it could be happen to me ! 23 Tahun bukanlah sebuah waktu yang singkat untuk dilalui, butuh 67160 film sepanjang durasi Lord of the Ring untuk menggantikan waktu tersebut(he he he edan opo urip mung arep dinggo nonton film). Kadang gw mikir, apa saja yang sudah gw hasilkan sepanjang 23 tahun ini ? Secara gw punya prinsip urip iku kudu makaryo lan migunani tumraping liyan. Namun kalo gw lihat diri sendiri gw ga berani bilang apa-apa. Bapak sama simbok saja baru kemarin sore baru mulai tidak memberikan jatahnya ke gw.

Back to the topic kadang kalau lihat fenomena di atas  gw mikir gw harus secepatnya menyusul mereka. Namun kalau lagi sarap stadium empat™ gw mikir, udah lah nice guy marry last™. Jadi gw mengambil kesimpulan, sekarang memang belum saatnya gw melewati step kehidupan tersebut. Knapa ?
1. ^*(_*(_()+()_+*(+
2. ^&*()*()_*()%$%^&
3. ^&*)%&*)%&*)
udah lah ga usah dilanjutin lagi, kalo emang ngerasa belum siap dan belum butuh ngapain dipikirin, mending mikirnya nanti saja sambil nunggu kriteria seperti ituh

** plakkkkk... /me nampar pipi kanan pipi kiri di depan cermin sambil ngomong "Buang jauh-jauh pikiranmu itu phie !!!"

oke lah kalo gitu ... kesimpulannya
** ALON-ALON RABI KELAKON™ ** hmmm sounds like a nice idea....

PS. Maap tulisan diatas tidak ada subtitlenya, kalau ingin mencari silakan cari .srt nya di
www.opensubtitle.org

July 13, 2007

Lomba Desain Kaos Detik I Net

Detikinet3_1
Detikinet1
Detikinet2_1
Kaos-kaos...

July 10, 2007

pagi

entah kenapa pagi aku rindukan engkau
ketika aku genggam dinginmu engkau tersenyum sambil menyapa
disaat itulah aku baru sadar
bahwa engkaulah yang hilang saat ini
masih segar dalam ingatan ku
disaat aku jatuh untuk kesekian kalinya
dikesekian kalinya itu juga senyuman tulusmu mampu membangunkanku
untuk segera bangkit
meski aku harus tetap engkau papah untuk beberapa saat
agar aku tidak jatuh kembali terjerembab

voulenteer designeur

# Listening to : James Blunt - Good Bye My Lover

# Current Location :  Freezy Parijs Van Java
# Activity : Beating my desktop

Fre_1

Akhirnya keluar juga ide untuk mendesain setelah beberapa hari stuck tidak punya ide sama sekali untuk mendesain. Bicara seni memang tidak akan lepas dengan mood artworker nya. Jadi jangan berpikir mendesain hanya sekedar menggerak-gerakkan elemen-elemen dalam toolbox Corel atau Photoshop saja. Namun desain ibarat kita bermain dengan jiwa sang desainernya **cieehhh . Jadi apabila ada desainer(fashion designer, web designer, photographer) yang sudah mengatakan tidak untuk suatu pekerjaan namun tetap dipaksakan, saya yakin hasilnya pun tidak akan maksimal, kalaupun maksimal di mata user, desain tersebut belum tentu maksimal di mata pembuatnya, karena dia pasti akan bisa berbuat lebih.
    Berikut adalah dua tips untuk membuat sang desainer tetap mood dalam mengerjakan perkerjaannya.

  1. Berikan spesifikasi yang jelas tentang desain yang diinginkan, jangan sampai ada kasus seperti ini :

            Desainer tangguh  : Iya mbak ada yang bisa saya bantu ??
           Client kebangetan : Iya mas, jadi gini, kelas saya kan mau bikin jaket bisa                                              ga mas bikinin desain jaket ??
           Desainer tangguh : Bisa dong, secara saya kan tukang desain mbak bukan                                             tukang  las, memang desain nya ingin yang seperti apa                                             mbak ?? **masih sabar
          Client kebangetan : Yang itu loh mas yang kayak sinetron di SCTV yang                                                 ditayangin dua minggu kemarin itu loh
            Desainer tangguh : ** sinetron??dua minggu kemarin??
                                          
Gambaran desainnya seperti apa mbak ???
            Client kebangetan : Masak mas ga tau sih yang itu tuh yang dipake  sama                                             figuran yang mukulin cowok kakak sepupu dari orang tua                                         pemain utamanya itu loh
            Desainer tangguh  : Desainya warna dasarnya apa mbak, modelnya-model                                               seperti gimana, fleece, hoodie, jacket ?? **sambil emosi
            Client kebangetan : Warnanya apa ya...saya agak-agak lupa pokoknya                                                     warnanya bagus, desainnya juga oke ....       
            Desainer tangguh : ya sudahlah mbak saya pulang dulu ya...
            **sambil bawa baygon dan tali jemuran
    2. Berikan waktu yang realistis bagi desainer untuk mengerjakan pekerjaannya
            Client : Mas saya ingin image barang yang ditampilkan di gallery webstore                             sudah seragam ya tampilannya, kan masih ada dua hari ...
          Webdesiner Ulung : Memang kenapa pak dengan imagenya ??
            Client : Jadi image nya sekarang masih beda-beda ukurannya, backgoundnya                         juga masih beda-beda warnanya, trus ada juga yang hitam putih                               padahal saya kan inginnya berwarna
            Webdesainer ulung : Emang jumlah produknya berapa pak ?
            Client : Ada lah sekitar 15 ribu item, masing-masing item ada 3 variasi
            Webdesainer ulung : ** Hah segambrengan gitu, minta dicropping, diimage                                               resizing, dicoloring, 15000x3 = 45000 = 2 hari ????
                                             
Bapak masuk dulu ke ruangan saya, disana ada gwolog                                              yang sudah diasah, jadi mendingan bapak bunuh saya                                               saja sekarang

July 05, 2007

New Resources

    As usual seperti biasa tidak tidur lagi gara-gara harus secepatnya menyelesaikan design. Fuihhh....capeek banget rasanya, ditambah tidak mungkin untuk tidur di lab secara (*cieh pake secara) kasur belum diambil di gudang. Sambil iseng-iseng browsing menemukan link yang menarik, damn i'm lucky this night. Sebenarnya ketertarikan bukan pada cakepnya model atau sejenisnya (though i'm still a normal man) tapi ada ilmu baru yang bisa diserap untuk designer newbie seperti aku. 
    Ternyata fraktal dapat dimanfaatkan dalam dunia design dan fotografi dengan lebih menarik, tidak sekedar sebuah entitas yang terpisah dalam desain atau aplikasi multimedia, namun bisa dikomposisikan dengan yang lain. Nah salah satu software yang bersifat freeware yang dapat digunakan untuk menghasilkan fractal frame adalah apophisis.
    Selain itu malam saya juga mendapatkan info website yang menyediakan file gambar mentah yang bebas untuk diolah, tentu saja dengan beberapa aturan penggunaan. Gambar mentah tersebut dapat berupa .RAW atau .JPEG. Dan lagi-lagi gratis, bahkan lebih kerennya kita bisa mendownlaod resource tersebut tanpa harus menjadi user yang terdaftar di website tersebut. Edannn....

Akhirnya ada resource tambahan juga untuk sedikit melakukan variasi olah digital...

July 02, 2007

Top Ten Favourite Site

** Sambil nunggu sholat subuh

Berikut ini adalah sepuluh situs yang paling sering saya kunjungi :
1. Google
2. Gmail
3. Yahoo
4. Detik
5. Students
6. Friendster
7. Deviantart
8. Multiply
9. Fotografer.net
10. Ayofoto!

self desktop

# listening : Leslie - Happy
# location : in the middle of nowhere
# mood : lil bit dizzy

Self kernel on.....OK
Preparing....
Auto start....OK
Starting services....OK
Listing "to do list" jobs....OK

Checking for the existing tasks status ....

Designing for detik iNet tShirt ...... on progress
Designing for stttelkom students merchands ....... on progress
Waiting for the existing business profit ..... on progress
Preparing for the next projects...... on progress

Wait...
A fatal error occurred....
Brain bad cluster found....
Brain malfunction occurred ...
Preparing to shutdown .....


Shutdown ..... failed
trying to shutdown .... failed
.......

FATAL ERROR
FATAL ERROR
FATAL ERROR

........

INSERT A NEW BRAIN AND RESTART !!!!

/* damn ... supposing i can throw
your face away from my mind :(

June 30, 2007

minggu-minggu di kampus

# location : kampus tercintah estetetelkom
# listening : The Titans - Seandainya
# time : an hour from midnight
# missing : cappuccino with choco granule

Gosh...... udah hari Minggu lagi ????. Wah besok kampus bakalan rame nih. Kalau dipikir-pikir lagi (**lagi pengen kurang kerjaan) ada beberapa tujuan dari orang yang ikut meramaikan hari minggu di kampus kalau dilihat dari penampilannya :

1. Cowok, rambut acak-acakan, ada sedikit bekas iler di mulut, kaos oblong lecek, nenteng tas punggung sebagor yang berisi pakaian ganti(**bawa lemari portable mas ???)

## Asisten lab, ato minimal orang yang numpang tidur di lab lah. Kalau mereka keliatan di hari Minggu pagi di sekitar kampus berarti air di kampus lagi mati. Mereka terpaksa harus pulang ke rumah kedua mereka (kosan) untuk sekedar ngilangin belek dan sedikit cuci muka(lha trus gosok giginya kapan mas ???).

2. Cewek, dangdut style, rambut bergaya poni lempar(standard Bandung girl hair style), kalo ketemu cowok-cowok bermotor langsung bergaya na'udzubillah

## wah kalo kayak gini ga tau ah tujuan mereka keluar kandang di hari Minggu, soalnya gw jugak belum pernah bikin polling untuk menganalisis tujuan mereka di kampus(polling buat Tugas Akhir aja males kok ngerjain apalagi cuman buat ginian...capee dey).

3. Ibu-ibu, gendong atau kalau tidak nyuapin makan anak

## udah pasti lah mereka lagi ngasuh anak, masak dengan style kayak gitu mau main futsal ????

4. Cowok, rambut gaya Emo (dari hasil survey 90 % remaja di Bandung bergaya rambut Emo dan 75 % cewek bergaya poni lempar ---> he he he boong ding), knalpot motor dimodif ampe gw pengen naroh knalpot itu di telinga mereka, celana jeans hipster style

## macem-macem, ada yang cuman buat godain cewek(kasian dikau nak yang sampe tergoda dengan cowok model ginian), ada yang cuman pengen nunjukin kalo mereka bisa naek motor, gw makin yakin kalo Indonesia belom akan lepas krisis sampe 30 th yang akan datang

5. Cowok/cewek, sporty style, bawa alat-alat olah raga (raket, bola dll)

## kaum ini nih yang kayaknya bisa menempatkan hari libur sesuai dengan porsinya

6. Mahasiswa/i, pakaian sport, lari keliling kampus, bikin games-games disekitar GSG atau SC

## paling-paling panitia ospek yang lagi upgrading

Nah dari beberapa penampilan tersebut, kamu yang mana???

June 18, 2007

# Listening : Symphony X - The Death of Balance
# Activities :
Typing the keyboard, having a glass of capuccino with choco granule inside, deny the emptiness, setting the narrow gap with dreams, missing black coffee with love


RSS Feeder, xHTML, Atom, Web Services, CSS, Ajax, Semantic Web, Syndication Geez.....what's next who will kick the gear .... Capek deh....



June 05, 2007

jangan pake linux

Anggapan umum masyarakat Ciri ciri Pengakuan Microsoft untuk kemudahan hidup. Mungkin kamu berpikir "ah kalau gue iseng-iseng nyoba Linux, sekali aja..gue nggak bakal ketagihan!" kenyataan membuktikan bahwa Sekali kamu mencoba Linux, kamu bisa ketagihan seumur hidup. Jalan terbaik menghadapi godaan linux adalah dengan tidak mencobanya sama sekali. Sekali kamu ketagihan, efek ketagihannya secara kejiwaan tidak akan hilang seumur hidup. Sekali mencoba Linux, kamu terbelenggu seumur hidup. Sudah terlalu banyak yang berawal dari coba-coba, menjadi ketagihan.

Mungkin kamu berpikir bahwa 'nginstall Linux, bisa nolong gue mempelajari komputer!", kenyataan membuktikan bahwa Linux justru membuat komputer kelihatan lebih sulit ! Jalan terbaik menghadapi godaan linux adalah dengan tidak mencobanya sama sekali. Seorang pecandu Linux tidak dapat berfikir secara normal dalam hidupnya (apa yang ada disekitarnya akan dianggap gratis !!). Linux akan mengacaukan perasaan kamu, bahkan akan memberikan pengaruh yang merusak bagi ortu, pacar dan orang-orang yang kamu sayangi dan juga pengaruh buruk bagi microsoft. Seorang pecandu linux tidak mampu menghadapi kenyataan bahwa sebuah program dibuat dengan susah payah dan seorang programmer berhak mendapatkan kompensasi yang pantas atas jerih payahnya.

Mungkin ada yang berkata 'kan nggak semua jenis Linux berbahaya !" semua jenis Linux berbahaya mulai dari RedHat, Mandrake, Suse, Trustix, Slackware dan variannya. Kesemuanya akan menyebabkan kamu menjadi Pusing-pusing (akibat zat kernel yang terdapat didalamnya), Kehilangan teman dan kehidupan sosial (akibat kelamaan nongkrong ngurusin linux), Delusi (zat open source yang terkandung didalamnya membuat kamu merasa punya hak untuk mengetahui rahasia apa saja), Pecandu Mozilla (Kamu akan menjadi fanatik dengan Mozilla dan menganggap IE tidak ada apa-apanya), PHP/Perl/MySQL Minded (kamu mulai tergiur dengan dunia internet programming dan melupakan ASP dan SQL Server), Apache Mania (kamu mulai ngefans dengan Apache Web Server dan secara perlahan meninggalkan IIS dan Personal Web Server), Mungkin kamu berpikir, "Banyak orang keren dan selebrities/artis pake dan mendukung Linux, kenapa gue nggak nyoba ?" kenyataan membuktikan bahwa Mereka-mereka(IBM,Sun,Oracle) itu mendukung dan menggunakan linux hanya untuk tujuan bisnis dan politik (menjatuhkan panglima tinggi Bill Gates).

Selebrities/Artis yang menggunakan Linux dibayar, untuk memberikan kesan bahwa mereka mempunyai massa yang banyak. Mereka-mereka itu adalah orang-orang yang tidak percaya diri dengan kekuatan mereka masing-masing, sehingga mereka sibuk menghimpun kekuatan bersama untuk menjatuhkan bill gates. Mungkin kamu berpikir, "dengan menggunakan linux, kamu akan kelihatan jauh lebih hebat!" kenyataan membuktikan bahwa "Linux tidak saja memberikan kesan kamu lebih expert dalam menguasai komputer, akan tetapi juga memberikan kesan bahwa pengguna microsoft jauh lebih bodoh dari pengguna linux!"

Mungkin kamu berpikir, "Dengan menggunakan linux, kamu bisa terbebas dari dakwaan dan ancaman pelanggaran Hukum" kenyataan membuktikan bahwa "pengguna Linux pun bisa dibawa ke pengadilan apabila terbukti bersalah melanggar hukum (jadi jelas tidak ada diskriminasi hukum antara pemakai linux dan pemakai non-linux)" Ciri-ciri pecandu linux : 1. Berat Badan tidak berubah, 2. Pusing-pusing, 3. Keranjingan nonton film Anti-Trust! 4. Membenci Billgates dan Microsoft, 5. Pemuja Open Source, 6. Kantong cekak, 7. Mudah tersulut emosinya mendengar kata-kata "microsoft". Tips berkata tidak.

Kami memberikan beberapa tips agar kamu dapat mengatakan "TIDAK" terhadap godaan si Pinguin Linux. Siapkan dirimu untuk menghadapi berbagai tekanan yang ditawarkan teman-temanmu : "Maaf, gue nggak mau!" "Sorry, gue nggak mau!" "Sorry ya, gue khan nggak pernah nyuruh elo make linux, jadi jangan suruh gue dong!" "Sorry ya, gue anak orang kaya, nggak biasa make barang gratisan!"

Kisah mantan pecandu Linux "hai nama gue Asal(19 tahun), gue adalah mantan pecandu linux, gue berkenalan dengan linux pada tahun 96, gue pertama kali nyoba slackware setelah ditawari temen-temen gue, abis itu gue mulai nyoba redhat dan suse, akhirnya gue kebablasan dan gue mulai kecanduan suse di awal tahun 1999. Pokoknya hari-hari gue selalu diisi dengan nyobain suse terus mulai dari install sampai coba-coba bikin aplikasi web programming, gue mulai ngelupaain dunia sekeliling gue, pacar/ortu dan pelajaran sekolah. Semuanya gue tinggallin demi linux suse, badan gue menggiggil kedinginan setiap musim hujan, setiap bangun tidur gue bingung antara mau install suse, makan pagi, bikin aplikasi, ke sekolah atau minta duit ke nyokap buat beli CD linux suse terbaru, pokoknya gue tiap pagi selalu dalam keadaan bingung!.

Nggak puas dengan linux suse, gue mulai kenalan dengan namanya kehidupan malam, diam-diam setiap malam gue pergi ke rumah teman gue yang mengadakan pesta linux bebas gila-gilaan, disana kita bebas nyobain linux suse dengan komputer tipe tercanggih dan hardware multi media lengkap, gue dan temen-temen mulai coba bikin animasi, musik dan sebagainya pake suse. Bahkan temen-temen gue yang cewe' tanpa malu-malu memperlihatkan kecanggihannya bikin aplikasi internet pake software platform suse, wah canggih deh pokoknya. Sampai akhirnya nyokap gue curiga melihat kelakuan gue dan pada suatu hari nyokap menggeladah kamar gue, dan menemukan CD dan komputer gue yang telah terinstall Linux.

Gue dimarahin abis-abisan sama bokap dan nyokap, Bokap gue sampai ngamuk berat dan ngancurin semua koleksi CD linux gue. Gue dibawa ke psikiater trus gue dinasehati macam-macam seperti "dilarang anu, jangan itu, jangan begini dan sebagainya", gue juga dibawa ke dokter untuk diperiksa darah gue apakah mengandung virus atau tidak, setelah diperika , ternyata benar apa yang gue khawatirkan, ternyata darah gue berwarna merah bukan berwarna biru seperti yang dibangga-banggakan oleh keluarga besar gue selama ini, gue harus menerima kenyataan bahwa ternyata gue bukan keturunan bangsawan. Nyokap dan bokap gue akhirnya sepakat membawa gue ke rumah sakit ketergantungan linux di daerah terpencil jawa barat, pada awalnya gue merasa tersiksa banget, nggak betah oeey, setelah 6 bulan gue digembleng dan dipaksa untuk ambil sertifikat MCSE dan MCSD dari Microsoft, akhirnya gue sadar sendiri, bahwa memang selama ini gue salah. gue sekarang sudah tobat dan berjanji nggak mau janji-janji lagi. demikianlah cerita gue, semoga bisa diambil hikmahnya" Hidup ini penuh dengan pilihan ,sebagian adalah pilihan benar sebagian lagi pilihan salah. Kita BEBAS menentukan arah hidup kita. Tapi ingat, menyangkut pilihan sistem operasi, hanya ada dua pilihan, yakni Susah dan Gampang.

TOLAKLAH Linux, maka kamu akan menjadi pemenang dalam hidup ini. Pilih Linux - bersiaplah untuk tergantung seumur hidup, Pilihlah Microsoft untuk kemudahan hidup anda. Yayasan Mie Crosoft Menuju Indonesia Bebas Linux !! Yayasan Mie Crosoft memahami bahwa untuk membebaskan remaja indonesia dari pengaruh sistem operasi liar adalah dengan cara menyadarkan dan membimbing mereka untuk menyadari keputusan yang diambilnya. Kegiatan dari yayasan Mie Crosoft adalah mengkampanyakekan hidup normal dan sehat bersama sistem operasi Windows family (Dos, win3.1, win95,win98,winMe,winXP,NT,2000)
wassalam......

diambil dari students.stttelkom.ac.id

June 04, 2007

Transforming Thoughts Into Action

Ada satu kepercayaan yang sudah sangat tua usianya, sejak jaman Socrates, yang menyatakan bahwa Knowledge is Power ( pengetahuan adalah kekuatan). Pendidikan saat ini masih berpegang pada kepercayaan kuno ini dan hanya berfokus pada mengajarkan pengetahuan, dan berharap segala sesuatu akan berjalan dengan baik berdasar pengetahuan yang telah dipelajari. Sikap ini sudah tidak relevan dengan kondisi dunia saat ini. Pengetahuan tetap merupakan hal yang sangat penting – namun pengetahuan bukanlah segala-galanya. Kita juga perlu ”berpikir untuk bertindak” Dunia yang berubah dengan sangat cepat menuntut individu untuk bisa memiliki kecakapan berpikir yang baik. Masa depan individu, masyarakat, dan seluruh dunia bergantung pada kemampuan berpikir kita. Kecakapan berpikir, walaupun merupakan hal yang sangat penting untuk dikuasai, sangat jarang diajarkan sebagai satu bidang studi. Berapa banyak sekolah yang mengajarkan kecakapan berpikir dalam kurikulumnya ? Jika sekolah ada mengajarkan kecakapan berpikir maka yang biasa mereka ajarkan adalah kecakapan berpikir kritis (critical thinking) yang berasal dari kata Yunani ”kritikos” yang berarti menghakimi atau judgement. Kita perlu memiliki kemampuan untuk menghasilkan IDE, tidak sekedar menghakimi ide. Kita perlu membuat perencanaan TINDAKAN, bukan sekedar menghakimi perencanaan itu. Ada orang yang percaya bahwa kita tidak bisa berbuat apa-apa dalam hal mengembangkan kecakapan berpikir. Mereka percaya bila anda cerdas maka anda adalah seorang pemikir yang cakap dan jika anda terlahir ”goblok” maka tidak ada satupun hal yang bisa dilakukan untuk mengubah hal ini. Kecerdasan ibarat tenaga dari mesin sebuah mobil dan kecakapan berpikir seperti kecakapan menyetir mobil. Ada dua hal yang dapat kita lakukan untuk mengubah pandangan salah ini: 1. Kita perlu memperlakukan berpikir seperti suatu kecakapan yang dapat dipelajari, dipraktekkan, dikembangkan, dilatih, dan ditingkatkan. 2. Kita perlu memperhatikan ”berpikir untuk bertindak / thinking for doing” Sayangnya THINKING FOR DOING adalah hal yang rumit Anda perlu memperhatikan orang lain. Anda harus mempunyai perencanaan dan strategi. Ada saatnya anda perlu bekerja sama dan ada waktunya anda terpaksa untuk berkompetisi. Mungkin anda perlu melakukan negosiasi. Anda harus menebak dan memperhitungkan berbagai kemungkinan. Banyak orang percaya bahwa berpikir hanya berhubungan memecahkan teka-teki/puzzle yang sulit di mana semua keping-keping puzzle disediakan dan anda harus menghasilkan jawaban dengan menyusun keping-keping itu. Kehidupan nyata tidak seperti merangkai keping puzzle. Anda tidak punya semua keping yang dibutuhkan. Anda harus menemukan sendiri keping-keping itu. Jawaban yang benar bisa lebih dari satu. Tidak ada satu jawaban yang mutlak paling benar. Anda harus merancang tindakan anda. Anda harus mempertimbangkan akibat yang timbul dari tindakan-tindakan anda. Dalam dunia nyata, masalah muncul sewaktu-waktu dan informasi yang tersedia untuk menyelesaikan masalah itu sering kali tidak lengkap. Tidak setiap masalah dapat dipecahkan dan anda mungkin akan frustrasi karena tidak dapat memecahkan suatu masalah. Meskipun demikian proses berpikir itu sendiri haruslah menyenangkan. SELAMAT BERPIKIR !

May 30, 2007

...

....

Tuhan...

aku bingung
aku hampa
perniagaanku hampir sekarat

....

May 23, 2007

An Accident Tragedy

Sorry for the lacks of updates in my blog. There were a lot of things that made me not doing this daily activity. Solo was too hot to reorganize all my feelings and made them into some pieces of words anyway. It made me just thinking of the hot weather, the smell of the car pollutant, and the crowded road i hit daily. These recent days was my busy days. Meeting the investor, arranging and re-arrangeing the business plan i've made before after met him, and doing a lot of things due to my store seattlement. Finally the investor interested with my offering.
    The tragedy began about 2 days ago when i finished all my appointments with all my team members and my investor in Solo. I hit the road to home with my friend riding a motor cycle on about an hour to Maghrib. It was almost rain, the sky was dark, the wind blew softly through my un-scarved neck. I felt very tired and sleepy so we decided to toke my friend as the driver. Actually i've got a lil bad feeling coz we hit the road in those conditions. On the way, we didn't talk each other, we knew that both of us were very tired. And ...the tragedy happened, a truck about 2 cars in front of us took break abruptly, it made the car drivers surprise and took break abruptly either. I and my friend found that we were too close with the car in front of us. And we were right, we hit the back of the car. Our motor cycle was damaged, my friend got his neck injured. Fortunately we didn't fall, I could not imagined what would be happened with us if it happened coz there was a bus behind us. I said Alhamdulillah to God we did not get worse condition in that accident. I still get a bit trauma riding the motor cycle till now.

May 12, 2007

prepping for something

    I have spent the night among a lot of disorder ideas and unstructured concepts. Last night was our first meeting to plan some preparations of our new actions. Ah ... how busy me now ....

May 07, 2007

untitled post from my untitled mind

./Listening to Kerispatih : Akhir Penantian

So sorry for the lack of updates, actually there were a lot of things that i want to blog any way. But I felt there was something in my mind that obstructed my feeling to go out.I don't know what kind of things that made me difficult to speak something which through my mind. Recently Bandung got it's drought. The weather grew hotter as the time progressed. The rain that normally spray it's drop which lost for these recent days dramatically gained my sophisticated mind. I don't know what should I do now ....

May 02, 2007

melihat wajah perempuan dari sudut pandang berbeda

    Cuma sedikit mengeluarkan uneg-uneg yang ada di otak. Beberapa hari ini saya banyak melihat berbagai macam tempelan-tempelan publikasi yang ada di kampus. Salah satu yang menarik bagi saya adalah publikasi acara "PRINCESS DAY". Yah, sebuah acara yang yang diselenggarakan SKI STTTelkom yang khusus membahas peran perempuan di era sekarang ini.
    Ada beberapa hal yang ganjil menurut saya dalam acara tersebut, salah satu keganjilan yang mengusik hati saya adalah kenapa yang dihadirkan adalah muslimah yang sukses dalam karirnya. Kenapa hal tersebut ganjil, karena menurut saya hal tersebut tidak lebih dari sebuah pembentukan pola pikir bahwa muslimah yang sukses adalah mereka yang "sukses" dalam karirnya, bisa jadi  misalnya mereka yang berhasil jadi anggota DPR, mempunyai banyak gelar, sukses dalam bisnis dsb. Kalau menurut saya kenapa tidak juga dihadirkan juga mereka yang berhasil mendidik anak sampai mendapatkan gelar insinyur, mereka yang berhasil mendampingi suami mereka sehingga suami mereka sukses dan peran-peran sejenis yang ada dalam masyarakat.  Saya pikir lebih bijak ketika kita menampilkan pembicara dari berbagai macam sudut pandang dan background yang berbeda. Atau kalau tidak bagaimana kalau di forum tersebut dimunculkan pertanyaan-pertanyan seperti bagaimana anak-anak pembicara tersebut, sejauh mana prestasi anak-anak mereka, sejanuh mana prestasi suami mereka, atau pertanyaan-pertanyaan sejenis, yaitu pertanyaan-pertanyaan terkait naluri dasar kewanitaan.
    Saya pernah membaca buku "Man from Mars Women from Venus" disana dianjurkan wanita untuk tidak mengambil jalur karir dalam hidupnya ketika dirasa sudah mengganggu naluri-naluri dasar kewanitaan. Disini saya tidak berbicara tentang alasan syar'i, saya berbiara dengan kacamata psikologi ala barat. Di dalam buku tersebut dikatakan bahwa beban wanita karir jauh lebih besar dibandingkan dengan pria karir. Hal ini dapat digambarkan sebagai berikut, ketika pria pulang kerja, dia akan pulang dengan rasa senang, karena dirumah tinggal beristirahat. Secara psikologi dia pulang tanpa beban meskipun kondisi rumah  berantakan, piring belum dicuci, pakaian belum dilaundry dsb. Kondisi yang berantakan tersebut tidak akan menganggu pria untuk bisa istirahat(bisa dilihat mayoritas pria mempunyai kamar yang berantakan dan tidak banyak dari mereka yang memperhatikannya). Berbeda dengan wanita karir, ketika dia mendapati rumah dalam kondisi berantakan atau dalam kondisi-kondisi yang disebutkan di atas, secara naluri wanita tidak akan tenang sebelum semua dibereskan, belum lagi kalau mempunyai anak yang rewel, tidak tidak pembantu di rumah, dan hal-hal lain yang memperburuk keadaan. Jadi wanita karir tetap mempunyai beban  ketika pria karir sudah tidak mempunyai beban pada waktu tersebut. Hal ini menggambarkan bahwa beban wanita karir jauh lebih besar. Saya di sini berbicara dalam konteks yang lebih general, karena bisa jadi ada kondisi-kondisi khusus yang berbeda atau kasuistik. Namun alangkah baiknya ketika semua kondisi yang ada itu diungkapkan.
    Saya juga pernah membaca buku "Chicken Soup for the Couple's Soul,". Di sana disebutkan Thomas Wheeler, CEO Massachusetts Mutual Life Insurance Company dan istrinya sedang menyusuri jalan raya antarnegara bagian ketika menyadari bensin mobilnya nyaris habis. Wheeler segera keluar dari jalan raya bebas hambatan itu dan tak lama kemudian menemukan pompa bensin yang sudah bobrok dan hanya punya satu mesin pengisi bensin. Setelah menyuruh satu-satunya petugas di situ untuk mengisi mobilnya dan mengecek oli, dia berjalan-jalan memutari poma bensin itu untuk melemaskan kaki. Ketika kembali ke mobil , dia melihat petugas itu sedang asyik mengobrol dengan istrinya. Obrolan mereka langsung berhenti ketika dia membayar si petugas. tetapi ketika hendak masuk ke mobil, dia melihat petugas itu melambaikan tangan dan mendengar orang itu berkata, "Asyik sekali mengobrol denganmu." Setelah mereka meninggalkan pompa bensin itu, Wheeler bertanya kepada istrinya apakah ia pernah kenal lelaki itu. Istrinya langsung mengiyakan. Mereka pernah satu sekolah di SMA dan pernah pacaran kira-kira setahun.
"Astaga, untung kau ketemu aku," Wheeler menyombong. "Kalau kau menikah dengannya, kau jadi istri petugas pompa bensin, bukan istri direktur utama."
"sayangku,"jawab istrinya,"Kalau aku menikah dengannya, dia yang akan menjadi direktur utama dan kau yang akan menjadi petugas pompa bensin."

    Saya juga pernah ngobrol dengan pak Reza Syarief secara lengsung ketika saya menjadi Laison Officernya kira-kira setahun kemarin. Beliau pernah bercerita ketika menghadiri sebuah pertemuan di Malaysia beliau bertemu dengan seorang kandidat doktor yang dalam desertasinya menganalisis hubungan antara kesuksesan seseorang dengan pola hubungan dengan ibunya. Dan ternyata hasil dari desertasi tersebut adalah sebagian besar pengusaha, atlit, eksekutif sukses dunia mempunyai kedekataan hubungan dengan sang ibu. Bukan berarti memang ketika berkarir seorang perempuan tidak akan dekat dengan sang Ibu, namun bukankah dengan berkarir intensitas seorang ibu dalam mendidik anak akan berkurang. Mungkin ada alasan yang penting kualitas pertemuan bukan banyaknya pertemuan, namun bukankah semakin banyak intensitas dan semakin tinggi kualitas lebih baik ?

    Nah bagi saya secara pribadi, sudah selayaknya para perempuan belajar dari istri seperti itu. Bukan karena saya egois, saya hanya ingin para peremupan lebih objektif saja dalam memandang persoalan, bukan hanya egosentris pribadi yang bermain.

Gagal adalah sebuah keputusan

Lagi butuh motivasi, eh ternyata ada email dari seorang sahabat, pas banget sama kondisi. Berikut adalah email dari beliau....

Pernahkah Anda mengalami, dimana hasil dari usaha Anda
tidak sesuai dengan harapan Anda. Pasti pernah. Saya
juga pernah. Hal ini mungkin sangat biasa bagi para
pebisnis. Target telah ditetapkan, strategi telah
dipikirkan masak-masak, rencana telah disusun, dan
tindakan pun telah dilakukan. Namun hasilnya? Ternyata
tidak sesuai dengan yang kita harapkan. Kalau hasilnya
sama atau melebihi yang kita harapkan tentu tidak
apa-apa, tapi kalau jauh dibawah yang kita harapkan,
terkadang membuat kita berpikir, yah ... gagal deh.

Tapi sesungguhnya apakah gagal itu? Saya jadi teringat
sebuah cerita. Anda mungkin pernah mendengarnya dari
orang lain. Tapi tidak apa-apa, saya ulang saja. Ini
tentang seorang dukun Indian tua yang terkenal sangat
sukses. Seperti Anda tahu, tugas utama dukun Indian
adalah melakukan tarian memanggil hujan. Tidak setiap
kali dukun Indian menari akan terjadi hujan, makanya
tingkat keberhasilan dukun Indian diukur dari berapa
kali hujan terjadi dibanding berapa kali dia menari.
Nah, dukun Indian kita ini tingkat keberhasilannya
mencapai 100%. Setiap kali dia menari, pasti terjadi
hujan. Sementara tingkat keberhasilan dukun Indian
lain, rata2 hanya 50% – 60%.

Berita kehebatan sang dukun tua tadi sampai ke telinga
seorang dukun muda yang sangat berbakat. Dukun muda
ini penasaran karena tingkat keberhasilannya baru 70%.
Jadi rata2 dari 10 kali dia menari, tujuh kali
berhasil terjadi hujan. Penasaran, dukun muda ini pun
memutuskan untuk “apprentice“ kepada dukun tua.
Dipelajarinya setiap langkah, gerak, dan mantra yang
diucapkan si dukun tua. Dukun muda pun melakukan
duplikasi. Bahkan tidak berani ATM – Amati Tiru
Modifikasi, tapi ATP - Amati Tiru Persis. Hingga dukun
muda pun puas karena sudah bisa menduplikasi tarian
pemanggil hujan milik dukun tua. Dukun muda pun
kembali ke kampung nya.

Namun, setelah menerapkan seluruh ilmu dukun tua,
ternyata tingkat keberhasilannya hanya naik sedikit
menjadi 75% masih jauh dari 100%. Dukun muda pun
kembali ke kampung dukun tua untuk protes, karena
pasti masih ada rahasia yang disembunyikan. Dukun muda
pun mendemonstrasikan tarian nya di depan dukun tua.
Dukun tua setelah mengamati mengkonfirm bahwa tarian
dan mantra2 dukun muda sudah betul dan tidak ada yg
salah. Dukun muda pun semakin bingung, apa perbedaan
antara dia dan dukun tua. Dukun muda pun pamit pulang.
Sesaat sebelum dukun muda meninggalkan tenda, dengan
mengisap pipa rokoknya dukun tua berkata: “Oh ya,
sudahkah aku katakan, bahwa setiap aku menari, aku
tidak pernah berhenti hingga hujan datang?“ Ya. Tidak
pernah berhenti! Itulah perbedaan antara sang dukun
yang sukses 100% dengan yang lain.

Keputusan untuk berhenti, atau terus, itulah rupanya
gerbang yang membedakan antara keberhasilan dan
kegagalan. Ketika Anda menghadapi bahwa hasil yang
Anda harapkan tidak sesuai rencana Anda, ada dua
pilihan bagi Anda:

- Berhenti, dan mendeklarasikan kegagalan, atau

- Menganggap hasil tadi sebagai feedback untuk
merevisi strategi Anda, dan Anda mencoba kembali
dengan strategi baru.

Jika Anda memilih gagal, maka pilihan pertama dapat
Anda ambil. Sementara orang-orang yang tidak pernah
gagal, akan memilih pilihan kedua. Mereka menjadikan
hasil yg tidak sesuai harapan tadi sebagai masukan,
menyusun strategi baru, dan mencoba kembali. Kalau
hasilnya masih tidak sesuai, strategi kembali
dirumuskan ulang, dan tindakan baru diambil. Demikian
berulang-ulang. Hingga “turun hujan“. Jadi gagal, dan
juga berhasil, adalah sebuah keputusan. Terserah Anda.

Fauzi Rahmanto

April 30, 2007

waiting for the rain to pass

What a useless week in my life ...

This week was supposed to be my great week, but the reality said no, it was my bloody week. Waiting for something that i can not do anything to realize it after all as it will flow without my will. All my businesses stuck now, not stuck in a "worst" condition, but it is still waiting for the approval of my proposal from the investors. In the other hand, my obsession taking the postgraduate program in Holland seems to be realized. I will make a submission to take a Master Program in University of Twente after I got the scholarship information in Scholarship Expo this week in Parijs Van Java Mall.

April 24, 2007

being a great man

    Been more than 3 days perhaps i have been in Bandung already. There are a lot of tasks I have not done yet. C'mon lutfi think ... think ... create something BIG in your life. Do not ever want to be an ordinary man. You have incredible potential energy that can be used to reach what you want in life. You are unique, no one in the world is similar with you, so you have a unique way to  success, a unique way in playing roles, and a unique way in thinking,  so do not ever defer to anyone in the way you think easily. To create something new that have not ever been existed in the world, we should have a new way in thinking, a new way in approaching and a new way in constructing. So if you have a brave to be different, you have a basic resource to be a GREAT MAN !!!!

April 22, 2007

kembali ke Bandung dengan sebuah harapan

.//access network laboratory stttelkom
.//listening to Dave Koz : Together Again

    Dayeuh Kolot here i come (again) ... Setelah beberapa minggu berada di Solo dan Jogjakarta dengan seabreg kegiatan yang melelahkan akhirnya aku kembali lagi ke Bandung. Bukan untuk melarikan diri dari kesibukan, namun kembali untuk mencoba berkarya. Pekerjaan di Solo dan Jogjakarta sementara sudah selesai, tinggal menunggu kepastian dari beberapa pihak. Banyak pengalaman yang aku dapatkan, dari mulai hampir ditipu orang dalam berbisnis, sampai dengan bagaimana rasa sakit ketika kita tidak mendapatkan sesuatu yang kita inginkan, padahal jika dihitung secara matematis seharusnya bisa kita dapatkan.
    Banyak pelajaran yang aku dapatkan dari keputusanku untuk tetap mengambil jalur bisnis sebagai jalan utama hidupku. Pelajaran-pelajaran yang benar-benar aku rasakan selama ini adalah pertama, bagaimana bisnis mampu mengasah kesabaran dan kedewasaan kita. Banyak variabel dan parameter yang mempengaruhi keberhasilan dalam bisnis, parameter tersebut bukan hanya berasal dari diri kita, namun banyak parameter yang berasal dari luar. Nah disinilah kita belajar untuk menerima segala sesuatu yang sebenarnya tidak inginkan ketika berbagai macam proses sudah kita lalui. Bisa jadi kita telah melakukan proses yang ada dengan sebaik mungkin, bahkan kita sudah merasa perfect, namun seringkali hal tersebut tidak cukup untuk mengubah kondisi yang ada. Di saat-saat itulah kesabaran kita dilatih. Pelajaran yang kedua adalah, bagaimana bisnis mampu membangkitkan ruhiyah yang selama ini jatuh. Rezeki ada di tangan Tuhan. Apalagi bisnis sangat identik dengan sesuatu yang belum pasti. 1+1 belum tentu 2 dalam bisnis, karena jika Tuhan mengehendaki hasilnya adalah 0 maka yang terjadi hasilnya adalah 0. Banyak hal yang tidak bisa di hitung dengan matematika. Berangkat pagi, kerja keras, pulang malam, tidak menjamin hasil finansial kita dapatkan sesuai dengan yang kita inginkan. Nah di saat ketidakpastian yang terjadi itulah kita merasa tergantung dengan sang Penentu nasib yaitu Tuhan. Pelajaran yang ketiga adalah bagaimana bisnis mampu membuat orang proaktif. Bagaimana tidak proaktif, orang kalau kita tidak kerja kita tidak akan mendapat apa-apa. Dan berbagai macam pelajaran-pelajaran yang tidak bisa aku tulis sepenuhnya di sini.
    Waktu menyadarkan aku, bagaimana mimpi mampu membuat kita melakukan tindakan-tindakan yang kadang dinilai orang nekat, bagaimana mimpi mampu memompa energi yang selama ini tertidur, dan bagaimana mimpi mampu membuat orang tidak cepat puas dengan hasil yang baru dicapai.
    Kadang aku berpikir, bagaimana mental orang-orang seperti Kolonel Herland Sanders, Steve Jobs, Bill Gates, Matsushita, Soichiro Honda dll yang begitu luar biasa dalam menghadapi dan melalui berbagai macam proses yang ada. Dan akhirnya aku baru sadar akan kebenaran berkataan seorang Gede Prama, hanya dengan mimpi, keyakinan, dan kerja keras mampu membuat kita menjadi peletak batu peradaban.

April 17, 2007

sejumput sinar

solo hari ini...
./listening to Jamie Cullum : Mind Tricks

Entah kenapa sang mentari engkau begitu cepat berlalu akhir-akhir ini. Apakah engkau ingin cepat-cepat meninggalkanku sapuan sinarmu ??? Ataukah engkau ingin memberitahuku untuk sesegera mungkin menjemput kedewasaan ku yang sudah lama menanti ???

Setiap yang ada di dunia selalu memiliki bayang-bayang, dan kedewasaan mempunyai bayang-bayang pelajaran hidup yang tidak setiap orang mau untuk melaluinya. Lalu apakah sinarmu hari ini akan memperjelas dimana bayang-bayang itu agar aku bisa melaluinya ???

April 13, 2007

solo beberapa detik terakhir

-- Solo, 11 April 2007 --
./listening to  kerispatih : kita dan dunia
My apologizes for lack uf update since my last post. Well the truth is, there were a lot of things i had to do in my last few days.  I am to busy to update my blog anyway.

-- Solo, 12 April 2007 --
./listening to level 42 : love games
Sudahkah aku katakan padamu bahwa matahari sudah bosan dengan awan yang menutupinya ? dan rumputpun sudah rindu dengan sapuan sinarnya. Kembali jiwaku rindu akan waktu yang sudah berlalu. Perasaan itu semakin kuat seiring sesuatu yang baru yang datang silih berganti mengisi hari-hariku. Terkadang hati ini bertanya, kenapa rasa itu semakin kuat rasa sakitnya manakala kita ingin melupakannya. Apakah memang rasa itu dibangun dengan perasaan sakit yang semakin dalam dan semakin kuat?

-- Solo, 13 April 2007 --
./listening to kerispatih : cuma manusia
    Seperti biasa Solo hari ini panas.  Ada beberapa pekerjaan yang harus aku selesaikan untuk beberapa hari ke depan. Pertemuan dengan kawan lama di Solo Grand Mall ternyata membawa sedikit angin segar terhadap usahaku. Semakin aku percaya bahwa persahabatan dapat menjadi kunci pintu dari beberapa hal, dan rejeki adalah salah satu pintu yang mungkin terbuka dengan persahabatan.
    Target akhir bulan ini satu usaha harus sudah aku pancangkan di kota tempat aku tumbuh dan berkembang, Solo. Seringkali godaan muncul ditengah padatnya aktivitas. Dari rasa rindu dengan teman-teman di kampus sampai dengan keinginan untuk kembali ke Bandung. Bandung memang seperti sebuah magis yang mampu menyihir seiapapun untuk kembali kepadanya. Banyak kenangan manis dan pahit yang terbingkai di kota tersebut. Sampai sekarang aku masih memutuskan untuk menjadikan bandung sebagai kota tempat tinggal aku nanti. Meskipun keinginan tersebut harus aku tunda untuk saat ini.
    Keputusan untuk tidak melamar pekerjaan satupun memang mempunyai konsekuensi yang sangat berat. Dari rasa malu ketika di rumah, rasa ingin untuk mendapatkan penghasilan rutin di saat tidak punya uang, sampai dengan ketakutan-ketakuan di saat harus secepatnya mengakhiri masa lajang. Ehm ehm.. berbicara mengenai mengakhiri masa lajang nih... mendadak beberapa hari terakhir perencanaanku terkait dengan hal tersebut semakin tidak jelas. Sepertinya dari dulu semakin mundur saja dari target, belum adanya ladang rezeki yang rutin adalah salah satu penyebab utamanya. Jangan-jangan benar perkataan seorang teman, bisa jadi rezeki yang rezeki yang selama ini masih tersimpan di atas butuh dua orang untuk menjemputnya ;) mengingat banyak kasus yang terjadi memang seperti itu. Namun apakah kasus tersebut juga harus menimpa ku ? Kita lihat nanti sajalah, yang penting sekarang do the best saja terhadap pekerjaan yang ada di depan mata. Tapi kalau memang sampai setahun ini tidak terlihat berhasil juga yaa...hush, ayo phie g usah mikir macem-macem, lanjutin aja kerjaannya !!

April 07, 2007

finally the day has come !

    Gosh, finally I will leave Bandung this evening. There are a lot of appointments have waited for me for long. It's a hard decision that i have to take that i will not apply any jobs from any companies. I've decided that i will build my own company and my own dream. And my decision to leave Bandung is a starting point for me and my real action to start reaching my dreams in life. Hope Allah bless me and my decision...

April 05, 2007

what a ^&#**() weekend

It feels like ages since my last post. It's funny how time can suddenly sweep away  without you realizing it. The most horrible thing in passing my whole time in my days is doing something useless while i'm waiting for the next activities 'coz i'm boring.  For the sanguinist(i hope i spell it well) like me, boredom is a demon inward my self who cut off my hopes slower and slower until the last cut.
    I ought to be in Jogjakarta right now, doing all my plans in my "have to do list", meeting with my brother and say hello to him, practicing to be an expert driver, and another job due to my business. It's all because of the long weekend due to easter that makes me be late in going home. Ahhh, hope it will get better in Saturday, 'coz i will try it again in that day ....   

April 01, 2007

Limitation and Belief are the Keys

    Ada manusia-manusia yang tidak pernah merasa puas ketika memiliki banyak kekurangan yang bersifat gift dari Tuhan. Kekurangan yang sudah ada sejak dia dilahirkan di dunia. Ada yang tidak puas dengan rambut keritingnya sehingga dia merasa perlu untuk meluruskannya. Ada yang rendah diri karena bentuk tubuh yang tidak sesuai dengan yang diharapkan sehingga harus mengikuti operasi plastik. Dan berbagai bentuk ketidakpuasan atas pemberian sang pencipta yang lain sehingga manusia tersebut rela melakukan apapun asalkan dapat mengubah pemberian tersebut.
    Seringkali kekurangan dianggap sebagai sebuah batu sandungan yang menyebabkan orang putus asa dan tidak berani untuk bermimpi dan bercita-cita besar. Sehingga kalau kita lihat realita yang ada di dunia, manusia-manusia yang penuh kekurangan cenderung rendah diri dan merasa tidak pantas untuk berhasil dalam hidup.

    Namun ketika keheningan dan ketenangan batin berbicara,maka seolah keheningan itu bertutur bahwa Tuhan telah memberikan kesempurnaan dan kesempatan dalam kekurangan-kekurangan itu. Saya tidak berbicara tentang pasrah di sini, saya tidak berbicara tentang bagaimana menerima kekurangan yang ada dengan apa adanya. Namun saya akan berbicara tentang kenapa kita wajib bersyukur, bahkan sangat berterima kasih kepada Tuhan atas kekurangan yang ada dalam diri kita.

    Mungkin terdengar aneh ketika saya berbicara tentang kesempatan yang bisa kita miliki ketika kita memiliki kekurangan. Karena sudah menjadi hal yang lumrah ketika kita berbicara tentang kesempatan ketika kita mempunyai kelebihan, sehingga akan terdengar aneh ketika kita berbicara tentang kesempatan yang kita miliki ditengah kekurangan kita.   


penasaran ... tunggu aja kelanjutan tulisan ini....

March 28, 2007

dia

diajaknya diriku
berdendang bersama gemericik air
bersenandung bersama rerumputan
mengalun bersama nafas alam

diremukkannya diriku
hingga menjadi butir-butir halus tanpa beban
bebas melayang menelanjangi setiap sudut alam
setinggi puncak gunung
sedalam dasar samudera

dilarutkannya diriku
sampai menyatu dengan kabut
yang darinya setetes embun kesejukan muncul
dan seberkas senyum pagi berpendar

namun sampai kapan kesejatian ini bertahan ???

Baru kali ini ada
nurani merejam dirinya
kesadaran menyiksa pemiliknya

Perih

Seperti merenggut jantung
dari rongga tempatnya berdegup

Nurani yang menuntut pertanggungan
atas jiwa yang pernah tersusupi hasrat rendah
Kesadaran untuk mengembalikan
putihnya persemaian janji

Perih
Dan membelenggu

Namun mesti dikenakan
Hingga saatnya tiba

Pulanglah bergegas jiwaku
terlampau cukup pelesiranmu
Tanpa kukenali tempat-tempat
singgahmu

Kubahku tak kuasa menopang
pada pijakan-pijakan pendakian
Tanpa engkau bersamanya

Seluruh yang terbersit
hanya setara angan gamang
Tanpa lenteramu didalamnya

Semua yang terlantun
hanya senilai selongsong hampa
Tanpa panduanmu dihadapannya

Segala yang tergerak
hanya desau bayangan dalam gulita
Tanpa hadirmu

Tanpa semayammu
Kubah hanyalah susunan kosong
tak berbinar tak berarah
Tak sampai pada padang kedekatanNya

    Sepertinya jiwa ini sudah terlalu lama berpelesiran. Ada rasa bosan juga dalam diri ini ketika menyelami waktu-waktu yang baru saja berlalu. Seolah-olah diri ini sudah merasa cukup sampai disini perjalanan ini. Namun setelah kebosanan itu hinggap baru diri ini tersadar bahwa tangga emas kehidupan yang harus ditempuh masih sangat panjang, bahkan sepertinya masih terbentang jarak sepanjang ufuk untuk melalui semuanya. Ketika diri ini melihat kebelakang, diri ini baru tersadar bahwa sang jiwa baru melewati beberapa anak tangga yang pendek dan kecil. Bahkan terlalu pendek untuk diceritakan dan dibanggakan. Padahal di depan sana sudah menanti tangga-tangga kedewasaan yang tinggi dan licin, yang butuh energi dan ketahanan yang lebih ekstra dalam melaluinya.

    
   

March 24, 2007

potongan lembar persembahan buku Tugas Akhir

Pada kesempatan kali ini penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada :

1. The Almighty Allah SWT untuk keajaiban-keajaiban yang telah Dia berikan

2. Muhammad SAW the Prophet untuk prinsip dan keteladanannya

3. Ibu dan Bapak tercinta dengan kasih sayangnya yang tulus tak lekang oleh waktu telah mempercayakan penulis untuk bermain, mencipta, dan berkarya, yang dalam setiap nafasnya terhembus doa untuk anak-anak nakal nya, Allahumma fighri waliwalidayya warhamhuma rabbayaani sighaara

      4.   Bapak Fazmah Arif Yulianto selaku Pembimbing yang telah memberikan                     kesempatan, petunjuk, pengarahan, waktu, koreksi, bimbingan dan                         terutama kelapangan hati untuk membimbing mahasiswa bimbingan yang                 lama selesainya ini.

5. My Lovely Brother Danu Ibrahim Rifa’i atas berbagai macam dorongan dan motivasi untuk terus melangkah. I Love you Brother.

6. Keluarga Abdul Karim dan Wito Diharjo di kampung, yang tidak pernah berhenti berdo’a untuk penulis

7.  Kangmasku Rizqon Lazuardi di Telkomsel Surabaya, matur nuwun banget atas berbagai macam bantuan dan masukannya selama ini, insya Allah aku menyusul secepatnya he he he he ....

8.